Proses bedah rumah berlangsung dengan semangat gotong-royong yang tinggi. Anggota Pramuka terlihat antusias membantu proses pembangunan, mulai dari pengadukan semen, pemasangan bata, hingga pembuatan atap rumah. Di tengah panas dan debu, tak ada keluhan, yang ada hanyalah semangat bersama untuk memberi manfaat kepada sesama.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa, Perkemahan Wirakarya bukan sekadar agenda pembinaan karakter, tetapi juga aksi nyata pengabdian kepada masyarakat. Para peserta tidak hanya belajar nilai-nilai kepramukaan, namun juga merasakan langsung pengalaman membangun desa dan membantu warga yang membutuhkan.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih. Rumah ini sangat berarti bagi kami. Bantuan dari TNI dan Pramuka benar-benar luar biasa,” ucap Paimin haru, saat melihat rumahnya perlahan berubah menjadi hunian yang layak.










