“Proses pengadaan harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan perencanaan yang matang. Setiap pelaku usaha perlu memahami bagaimana memilih bahan baku yang sesuai standar agar hasil produksi tetap konsisten dan berkualitas,” ungkapnya.
Senada, rekannya Slamet Budiarto, mengingatkan bahwa strategi pengelolaan pasokan harus disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan serta pola permintaan.
“Kombinasi produk yang tepat, manajemen stok yang teratur, dan penataan sistematis akan membantu pelaku usaha menjaga kelancaran operasional sekaligus meningkatkan daya saing,” jelasnya.
Badan Gizi Nasional menggelar pelatihan ini juga dengan dilengkapi sesi praktik, simulasi pemilihan bahan pangan berkualitas, serta asesmen individu untuk menguji kesiapan para peserta dalam menerapkan pengetahuan yang telah diberikan.











