Shoim menuturkan, setiap kali petani menghadapi berbagai kendala, seperti persoalan irigasi, serangan hama, maupun ketersediaan pupuk, Babinsa selalu sigap membantu mencarikan solusi melalui koordinasi dengan pihak-pihak terkait.
Menurut dia, pendampingan yang dilakukan Babinsa selama ini telah memberikan dampak positif, tidak hanya terhadap peningkatan produktivitas hasil panen, tetapi juga kesejahteraan para petani.
Sementara itu, Kapenrem 081/DSJ, Mayor Inf Ismail mengatakan, sinergi antara Babinsa dan petani merupakan salah satu upaya nyata dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Ini menjadi gambaran nyata sinergi TNI bersama masyarakat, khususnya petani, dalam memperkuat ketahanan pangan nasional demi terwujudnya Indonesia yang swasembada pangan,” ujarnya.













