Selain menyemprotkan cairan fogging, Babinsa juga memberikan imbauan kepada warga untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Melalui langkah 3M, yaitu menguras, menutup, dan mengubur barang-barang yang tidak diperlukan, diharapkan dapat mengurangi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti. Tindakan ini menjadi penting dalam memutus mata rantai penyebaran penyakit DBD.
Peran Babinsa dalam kegiatan ini, menunjukkan betapa strategisnya peran TNI AD dalam mendukung upaya pemerintah daerah dalam hal kesehatan masyarakat. Selain sebagai garda terdepan dalam pertahanan negara, Babinsa juga terlibat aktif dalam berbagai kegiatan sosial yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.
Kerjasama antara Babinsa dengan Dinkes Kabupaten Trenggalek dalam kegiatan fogging ini, menjadi contoh sinergi yang baik antara TNI AD dan pemerintah daerah dalam pemberantasan penyakit menular.













