“Patut diberikan apresiasi kepada Ibu Bupati Demak, Mbak Eisti, Sekda Akhmad Sugiarto dan Plt. Kasatpol Agus Sukiyono, yang menutup tempat-tempat Karaoke Ilegal, hingga Warung Liar remang-remang yang dulu menjamur disepanjang jalan lingkar dan diduga dijadikan Prostitusi terselubung,” ujar Ketua PGSI Kabupaten Demak yang juga pengurus Pondok Pesantren Tahfidz Taqwiyatul Wathon.
Noor Salim menambahkan, sebagai Warga di Kabupaten Demak, Saya menyampaikan, supaya mari bersama-sama mewujudkan Kabupaten Demak yang TENTREM, Bermartabat, Maju dan Sejahtera, tanpa melihat _timing_ (jauh dari Pilkada, ataupun jelang Pilkada). Kekurangan, pastinya masih ada, karena kesempurnaan hanya milik Allah SWT.
“Selaku warga Demak, meminta agar penegakan Perda makin kuat berjalan optimal & Istiqamah tanpa tebang pilih serta *tidak tergoda dengan rayuan “sogokan- saweran”,* maka Tim PPHD _(Penegakan Produk Hukum Daerah)_ *mohon* terus diperkuat SDM maupun jumlah personilnya,” tandas Aktifis KAHMI ini.













