Ia menekankan pentingnya adaptasi terhadap perubahan kebutuhan pasar kerja.
“Jangan hanya terpaku pada kompetensi lama. Dunia kerja berubah, kebutuhan perusahaan juga berubah. Pendidikan dan pelatihan harus menyesuaikan tren hari ini,” tambahnya.
Ia juga mendorong agar kegiatan serupa lebih diperluas ke tingkat kewilayahan.
“Tahun depan, saya berharap job fair bisa lebih dekat ke masyarakat, masuk ke kecamatan-kecamatan, menyentuh sekolah, dan memperluas akses informasi. Banyak warga yang butuh pekerjaan tetapi tidak terjangkau informasinya,” ujarnya.
Menurutnya, penguatan dunia kerja berkaitan erat dengan stabilitas ekonomi.
“Kalau ekonomi membaik dan perusahaan stabil, jumlah PHK tentu menurun. Di sisi lain, SMK dan lembaga pendidikan harus menyiapkan program sesuai kebutuhan industri, termasuk pariwisata, kuliner, dan perhotelan yang sangat berkembang di Bandung,” ucapnya.**











