Menurut Dandim, menjaga kondusivitas daerah bukan hanya tugas TNI, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen. Karena itu, ia menginstruksikan Babinsa agar aktif berkoordinasi dengan perangkat Desa, tokoh agama, dan pemuda setempat.
Pihak Kodim juga menegaskan akan memaksimalkan peran komunikasi sosial (komsos) dengan masyarakat untuk mencegah potensi konflik serta mengedukasi warga agar tidak mudah terprovokasi isu-isu menyesatkan, terutama di media sosial.
“Wilayah Trenggalek harus tetap aman dan damai. Saya minta seluruh personel menjaga komunikasi dengan masyarakat serta mengutamakan keselamatan rakyat. Insya Allah, dengan kerja keras kita bersama, Trenggalek tetap kondusif,” pungkas Letkol Roy.
Langkah antisipatif Kodim 0806/Trenggalek ini mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Kehadiran TNI yang sigap diyakini mampu memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap aparat negara. (Red).













