Keputusan ini menimbulkan spekulasi bahwa SEC mungkin telah menolak secara informal proposal tersebut. Penurunan prospek ini secara signifikan meredam optimisme investor terhadap SOL, meskipun metrik jaringan Solana menunjukkan fundamental yang kuat.
Persaingan dan Kondisi Pasar yang Semakin Ketat
Selain prospek ETF yang suram, Solana juga harus menghadapi tekanan dari pasar kripto yang lebih luas. Ethereum, salah satu pesaing utama Solana, berhasil menurunkan biaya transaksi menjadi sekitar US$1—level terendah sejak Juli 2020. Hal ini menjadikan Ethereum lebih menarik bagi pengguna, terutama bagi mereka yang mencari efisiensi biaya.
Selain itu, popularitas berbagai memecoin di jaringan blockchain lain turut mengalihkan perhatian investor dari Solana, sehingga menurunkan daya tarik SOL di mata pasar.
Metrik Jaringan yang Menunjukkan Potensi Pertumbuhan
Meskipun menghadapi banyak tantangan, token Solana masih memiliki potensi untuk bangkit kembali. Total Value Locked (TVL) di aplikasi terdesentralisasi (dApps) Solana mencapai level tertinggi sejak Oktober 2022, dengan jumlah SOL yang disimpan di dApps mencapai 34,9 juta pada 22 Agustus 2024.













