Tatang (53) salah seorang pengemudi angkutan kota kepada media mengaku, sabar saja, habis bagaimana lagi, mau tidak mau menunggu sampai buka pelayanan, mungkin benar operatornya belum pada datang, maklum saja, apalagi hari ini termasuk hari besar orang Muslim kebanyakan di Purwakarta,” ucapnya.
“Yang penting kendaraan tidak di tumpangi manusia Silver saja, karena menumpang lainnya banyak yang pada takut, tidak mudah lho untuk dapat menumpang lainnya setelah di dalam angkutan kota ini ada manusia Silver, apalagi kalau sudah malam,” ungkapnya.
Kalau menunggu untuk dapat bahan bakar penumpang setia sampai buka SPBU, ya kuncinya sabar, saling memahami situasi dan kondisi itu lebih baik,” ucap pengemudi tersebut bijak.**
Tim













