*Dua Dunia Pengabdian*
Jika perjalanan panjangnya dipetakan, rekam jejak Abah Anton Charliyan dapat dilihat melalui dua fase besar.
– Pertama, fase Bhayangkara.
Dimulai dari Akpol 1984, berkembang melalui fungsi reserse, berbagai jabatan kewilayahan, Mabes Polri, Kadiv Humas, Kapolda Sulawesi Selatan dan akhirnya Kapolda Jawa Barat.
– Kedua, fase pengabdian masyarakat dan budaya.
Setelah purnatugas, Anton terlibat dalam politik dan kemudian semakin aktif dalam kegiatan sosial serta kebudayaan, hingga dipercaya memimpin Majelis Adat Sunda Jawa Barat.
Dengan demikian, rekam jejak Anton bukan hanya berbicara tentang jabatan yang pernah diembannya, tetapi juga tentang pergeseran bentuk pengabdian: dari tugas kepolisian dan keamanan menuju ruang sosial, adat dan kebudayaan.













