Pikiran Rakyat mencatat keterlibatannya dalam pengusutan kasus Marsinah pada 2000 dan kemudian perkara Munir ketika ia bertugas di lingkungan Polda Metro Jaya. Pada 2003, Anton juga bertugas di Bareskrim Polri sebagai Kanit III Direktorat I Keamanan dan Kejahatan Transnasional.
Catatan yang sama menyebut, Anton telah menduduki 27 posisi jabatan sepanjang kariernya di kepolisian, dengan jabatan terakhir sebagai Wakalemdiklat Polri.
*Menjadi Kadiv Humas Polri*
Salah satu fase penting dalam karier Anton adalah ketika dipercaya menjadi Kepala Divisi Humas Polri.
Pengalaman di bidang reserse dan komunikasi publik, kemudian menjadi kombinasi yang penting dalam perjalanan kariernya. Setelah dari lingkungan Mabes Polri, Anton dipercaya menduduki jabatan kepala kepolisian daerah.













