Dalam tesisnya, Dwi mengangkat kajian mengenai pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Topik tersebut menjadi bagian dari upayanya untuk mengkaji pemanfaatan energi terbarukan yang dapat mendukung kebutuhan energi di lingkungan rumah sakit.
Menurut Dwi, tantangan terbesar selama menempuh pendidikan bukan hanya menyelesaikan berbagai tugas akademik, tetapi juga membagi waktu antara perkuliahan dan tanggung jawab kedinasan.
“Yang paling menantang tentu bagaimana membagi waktu antara pekerjaan dan kuliah. Keduanya harus tetap berjalan dengan baik,” ujarnya.
Meski demikian, kerja keras dan dukungan dari berbagai pihak membuatnya mampu menyelesaikan pendidikan sesuai target, bahkan dalam waktu relatif singkat.













