Dengan alasan kurang lebih serupa, langkah ini juga diikuti oleh beberapa PAC (Pengurus Anak Cabang) hingga ke tingkat ranting. Di antara PAC tersebut adalah Kecamatan Medan Tuntungan, Kecamatan Medan Selayang, Simalingkar, dan Kecamatan Pancur Batu. Informasinya, ada lima dari tujuh koordinator daerah (korda) se-Sumut yang ikut dalam pengunduran diri tersebut.
Menjawab pertanyaan wartawan usai deklarasi, Rukun Sembiring menyebut, salah satu alasan pengunduran mereka adalah terkait pelaksanaan pilkada di Sumatera Utara. Di mana dalam hal ini, sudah jelas ada garis dan arahan dari pusat, seperti apa GRIB Jaya berpartisipasi dalam pilkada.
“Pada hari ini kami mengundurkan diri, semua pengurus DPD GRIB Jaya Sumatera Utara, saya sebagai pribadi juga sebagai sekda, ada bendahara, wakil ketua, semua lengkap, semua para korda, adalah menyikapi tentang masalah Pilkada di Sumatera Utara. Sebuah organisasi itu tentunya ada rapat pleno pengurus DPD. Namun tidak ada dilaksanakan rapat pleno, tiba-tiba diarahkan ke salah satu paslon,” ungkapnya.













