MADINA || Bedanews.com – Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Mandailing Natal Anti Korupsi (AMP-MANDAKOR) adalah gabungan organisasi Kepemudaan dan organisasi Mahasiswa, antara lain dari Organisasi Kepemudaan Markas Cabang Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Mandailing Natal, Ketua Andris Sumarlin, Dewan Perwakilan Daerah Pemuda LIRA Kabupaten Mandailing Natal, Ketua Saudara Asron Nasution. Sedangkan dari Organisasi Mahasiswa adalah IMA Madina Pekanbaru, Ketua Adinda Gusti Pardamean Nasution dan AMP2K Kabupaten Mandailing Natal, Ketua Adinda Pajarur Rohman, sekaligus Kordum.
Melalui keterangannya, Sabtu (31/1), Andris Sumarlin, koordinator aksi dalam aliansi tersebut mengungkapkan bahwa, aliansi AMP-MANDAKOR Kabupaten Mandailing Natal akan menggelar aksi unjuk rasa damai, Rabu (04 Februari 2026) di Gelar di Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Mandailing Natal dan Kantor Bupati Kabupaten Mandailing Natal.
“Kami akan menyampaikan tuntutan atau orasi di Kantor Kejaksaan Negeri Madina dan Kantor Bupati Madina, khususnya terkait program di Bidang Sarana Prasana Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal dan beberapa dugaan terkait Bidang lainnya,” tandasnya.
Andris Sumarlin menegaskan, aliansi AMP-MANDAKOR akan mengawal seluruh tuntutan kami nantinya, karena ini menyangkut masa depan Pendidikan anak pelajar Kabupaten Mandailing Natal.
“Kami berharap Kejaksaan Negeri Madina bisa menjadikan orasi ataupun tuntutan yang akan kami sampaikan nantinya menjadi pintu masuk Kejaksaan untuk membuat Penyelidikan terkait seluruh anggaran tahun 2025 pada Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal dan kami mendesak Bupati Kabupaten Mandailing Natal untuk mengevaluasi atau mencopot Kabid Dikdas inisial RHB, karena dugaan tidak tanggung jawab terhadap jabatannya sebagai Kabid Dikdas, sekaligus PPK dalam beberapa pekerjaan di Dinas Pendidikan Kab. Madina, karena adanya pekerjaan yang tidak selesai tepat waktu sesuai kontrak yang diduga kurangnya pengawasan atau kelalaian dalam jabatan,” pungkas Andris Nst. (Red).










