Rencananya pembangunan tol itu, lanjutnya, tentunya akan melalui lahan-lahan milik PTPN VIII dan Perhutani. Untuk itu dengan adanya kesepahaman dan sinergitas dalam program ini akan mempermudah proses selanjutnya.
Apalagi sebelumnya Kang DS menambahkan, dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI sudah membahas terkait hubungan sinergitas antara Pemerintah Daerah, PTPN dan Perhutani. “Jadi selanjutnya nanti kita akan sama-sama membahas bersama antaravPemkab Bandung sebagai pemrakasa, PTPN VIII dan Perhutani terkait trase dan exit tol di setiap lokasi yang dari awal kita kawal,” ujarnya.
Kang DS berharap program pembangunan tol tersebut bisa berjalan mulus dan menyelesaikan masalah, terutama kemacetan. Selain itu bisa untuk pengembangan pariwisata dan para pelaku UMKM yang ada di wilayah Bandung Selatan. Mudah-mudahan atas dasar kekompakan dan kebersamaan ini akan mewujudkan Kabupaten Bandung lebih Bedas lagi.













