Dalam pelaksanaan di lapangan, personel TNI AL tidak hanya berfokus pada upaya pemadaman, namun juga turut melaksanakan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya pembakaran lahan. Sosialisasi ini mencakup dampak asap terhadap kesehatan, lingkungan, serta aktivitas masyarakat sehari-hari, sebagai bagian dari langkah preventif untuk menekan potensi karhutla berulang di wilayah perbatasan.
“Meski menghadapi sejumlah kendala seperti keterbatasan sarana dan prasarana, jauhnya akses menuju lokasi, serta minimnya sumber air, personel gabungan tetap mampu mengendalikan situasi dengan baik. Semangat gotong royong, disiplin, dan dedikasi seluruh unsur di lapangan menjadi faktor penting dalam keberhasilan penanganan kebakaran tersebut”. Ungkap Personel TNI AL Temajuk Serma ETK M. Efendy












