Dugaan sementara menunjukkan bahwa, aktivitas penyelundupan ballpress masih tergolong tinggi, didorong oleh tingginya permintaan pasar domestik serta keuntungan ekonomi yang signifikan. Modus operandi yang digunakan memperlihatkan pola terstruktur, dengan memanfaatkan jalur laut menggunakan speedboat dan distribusi darat menggunakan kendaraan pickup.
Sebagai tindak lanjut, TNI AL akan melaksanakan proses hukum terhadap barang bukti sesuai ketentuan yang berlaku, serta melakukan pengembangan, guna mengungkap jaringan dan sindikat penyelundupan, termasuk penelusuran terhadap pemodal dan jalur distribusi. Selain itu, koordinasi intensif juga dilakukan bersama instansi terkait seperti Bea Cukai, Polri dan Kejaksaan guna memperkuat penegakan hukum.













