“Apel Kehormatan dan Renungan Suci Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI ini merupakan bentuk penghormatan atas jasa para pahlawan. Apa yang kita lakukan saat ini belum ada artinya dibandingkan dengan pengorbanan mereka,” ujar Letkol Roy.
Ia menambahkan, generasi saat ini memiliki tanggung jawab besar untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu.
“Sudah sepatutnya kita menjaga persatuan dan kesatuan bangsa melalui hal-hal positif, agar Indonesia terus melaju menuju masa depan yang lebih maju,” tandasnya.
Momen AKRS di Trenggalek kian meneguhkan semangat kebangsaan masyarakat. Suasana hening di pusara pahlawan menjadi ruang refleksi tentang betapa besar harga yang telah dibayar untuk kemerdekaan.
Upacara kemudian ditutup dengan penghormatan terakhir dan lantunan do’a bagi arwah para pahlawan. Semangat mereka diharapkan terus hidup dalam setiap langkah anak bangsa, terutama di usia ke-80 Republik Indonesia yang semakin matang dalam perjalanan sejarahnya. (Red).












