Menurutnya, peran tokoh agama dibutuhkan polisi untuk menjadi Cooling Sistem di masyarakat, mencerahkan dan mengedukasi melalui ceramah maupun imbauan di tempat ibadah yang ada di Kota Tangerang.
“Tentunya kita belajar dari Pemilu 2019 lalu, terjadi perpecahan dan polarisasi di tengah-tangah masyarakat hanya karena perbedaan pilihan calon peserta politik. Tokoh agama dan pemuda dapat memberikan ceramah yang menyejukkan, mendinginkan suasana dan mendamaikan masyarakat,” ungkapnya.
Zain berharap, seluruh pemuka agama serta ketua organisasi keagamaan dapat menunjukkan sifat keteladanan. Mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan termasuk mengajarkan masyarakat dalam menyaring Informasi-informasi hoax yang dapat memecah-belah dan menimbulkan permusuhan.











