Airlangga menambahkan, soal siapa calon yang akan diusung KIB diumumkan, seluruh pihak diminta bersabar. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini menuturkan, saat ini KIB ibarat sedang menyusun buku.
“Buku itu ada chapter-chapter-nya ada bab-babnya. Sekarang, kita sedang membuat isi bukunya apa dan tentu kedepan pada waktunya akan kita siapkan,” ujar Airlangga.
Ketum Golkar mengingatkan, yang paling penting dari anggota koalisi KIB, saat nanti harus sinergi dalam melanjutkan karya-karya pembangunan era presiden Jokowi.
Soal pengumuman siapa calon yang akan diusung nanti, Airlangga menegaskan tidak akan tergesa-gesa.
“Jadi mengenai waktu, bahasa Sundanya tong gagancangan teuing atuh, jadi kalau bahasa Jawanya ojo kesusu,” tegasnya.
Ketua DPD Golkar Jawa Barat, Ace Hasan Syadzily mengaku, partai berlambang pohon beringin memiliki suara terbesar pada Pemilu 2019. Menurutnya, sudah sewajarnya jika Golkar mengusung kadernya sendiri sebagai capres, bukan justru mendukung kader partai lain di Pilpres 2024.













