“Jika setiap alumni menyalurkan dana ZIS sebesar Rp100 ribu per bulan, maka UPZ IKA UNPAD berpotensi menghimpun dana Sebulan Rp.30 M dan setahun lebih dari Rp.300 M. Bayangkan betapa besar dan kuatnya dana sebesar itu untuk mengungkit dan menggerakkan roda perekonomian umat,” ujar Kang Agus melalui keterangannya, Sabtu (31/1/2026).
Lebih lanjut, Kang Agus menjelaskan bahwa, dana ZIS yang terhimpun dapat dimanfaatkan secara langsung untuk membantu alumni dan mahasiswa UNPAD yang berada dalam kondisi kesulitan ekonomi.
Bantuan tersebut mencakup mahasiswa yang mengalami kendala dalam pembayaran uang kuliah, pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari, keterbatasan tempat tinggal, hingga kekurangan sarana dan perlengkapan belajar.
Selain itu, dana ZIS juga akan disalurkan kepada masyarakat yang tergolong mustahik, termasuk korban bencana alam, pesantren, serta pembangunan dan renovasi rumah ibadah. UPZ IKA UNPAD juga menargetkan pemberdayaan pelaku usaha ultra mikro melalui dukungan permodalan, penyediaan alat pendukung usaha, bahan baku, pendampingan standar operasional prosedur (SOP), penguatan branding, hingga akses pasar, agar usaha yang dijalankan dapat berkelanjutan dan terus berkembang.










