Seorang Berman malah berucap lebih parah lagi; “Albert Kuhon yang pecat gue dari Harian Jakarta karena nganggap kemampuan gue ga masuk standar dia”.
Ucapan tersebut sering disuarakan Berman di awal-awal pemecatannya. Tapi kembali, karena pada dasarnya ‘software’ Berman termasuk the best limited edition, tak pernah ada dendam di hati. Sekian tahun berikutnya kala jumpa, komunikasi mereka terlihat sangat akrab dan saling banyol.
*Tuluskan Hati Dukung Berman*
Mengutip pernyataan seorang rekan lama yang juga sangat mengenal Berman yakni Frans Gultom, diakuinya kalau sosok Berman adalah contoh dan panutan seorang teman.
“Dia ga pernah pamrih menolong sesama, apalagi teman. Sana uang royal dan ga pernah manfaatin atau menipu teman, terutama soal duit. Semua harus jujur kalau banyak yang pernah ngerasain atensi dan bantuan Berman,” kata Frans Gultom yang juga termasuk salah satu jurnalis senior di Polda Metro Jaya.













