“Alhamdulillah. Untuk keempat kalinya, Pekan ilmiah digelar, dengan diisi rangkaian acara dalam bentuk kegiatan seminar yang terkait dengan Jurusan Bahasa dan Sastra Arab, Jurusan Sejarah dan Peradaban Islam, dan Jurusan Sastra Inggris. Dilengkapi dengan Aksi Kreativitas Akademik dan Budaya (AKRAB), dengan menampilkan aneka lomba Akademik dan Olahraga, serta Pentas Seni Mahasiswa,” tegasnya, Selasa (12/11/2019)
Menurutnya, PIM keempat yang bertajuk “Melebur dengan Akrab, Menyatu dengan Adab” ini diharapkan menjadi wahana peningkatan budaya literasi dan publikasi ilmiah bagi para dosen dan mahasiswa, baik di lingkungan FAH secara khususnya dan UIN SGD Bandung secara umum.
Jika mengacu pada Permendikbud No 49 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, maka Pekan Ilmiah ini sangat penting. Sebab, dalam faktanya masih banyak problem, terutama lemahnya budaya akademik di kalangan mahasiswa dan dosen di Indonesia. Lalu diperparah dengan banyaknya lulusan perguruan tinggi yang kurang siap pakai. “Semoga Pekan Ilmiah ini bisa menjawab prolematik tersebut,” paparnya.













