Cimahi, BEDAnews
Puluhan pegawai Perusahaan daerah (PD) Jatimandiri Cimahi mengaku resah, pasalnya manajemen berencana untuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak.
Salah seorang pegawai PD Jatimandiri yang namanya minta tidak disebutkan mengatakan, PHK dilakukan karena saat ini PD Jatimandiri dalam kesulitan keuangan sehingga tak mampu untuk memberikan gaji kepada para pegawainya. “Dengan adanya rencana PHK ini jelas bagi kami sangat meresahkan karena kami akan kehilangan pekerjaan dan berpengaruh terhadap ekonomi keluarga,“ ucapnya, Rabu (31/10).
Dikatakannya, pegawai yang rencananya akan di PHK itu untuk bagian hoding, Pasar Atas Baru (PAB) dan Rumah Desain dan Kemasan Cimahi (RDKC), jumlah seluruh pegawai yang akan terkena PHK secara keseluruhan ada sekitar 50 orang.
Namun meskipun ada rencana PHK, para pegawai masih tetap melaksanakan tugas pekerjaaannya, walaupun tetap para pegawai merasa resah dengan rencana yang akan dilakukan pihak manajemen.
Selain pegawai di PD Jatimandiri, PAB dan RDKC, hal yang sama juga akan dilakukan terhadap para pegawai rumah susun sewa (rusunawa) Cigugur Tengah, Rusunawa Melong, dan Pasar Melong. Meskipun hingga saat ini belum realisasinya masih belum ditandatangani oleh Badan Pengawas.
“Kami jelas merasa kecewa jika memang rencana PHK ini direalisasikan, selain akan berpengaruh terhadap keluarga, rencana itu akan memperburuk citra PD Jatimandiri,” tuturnya.
Sementara itu, Direktur PD Jatimandiri Usman Rahman mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum memutuskan pelaksanaan PHK tersebut, pihaknya masih melakukan sosialisasi kepada seluruh pegawai. Selain itu, hal itu dikarenakan dengan kondisi deficit keuangan di PD Jatimandiri. “Kami tak mungkin melakukan PHK sepihak karena semuanya harus mengacu kepada Undang-undang tentang ketenagakerjaan, “ jelasnya.
Sedangkan Anggota Badan Pengawas PDJM yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cimahi Bambang Arie Nugroho menyatakan, pihaknya belum bisa memberikan jawaban, karena saat ini sedang berada diluar daerah. “Saat ini saya sedang berada di Riau, sehingga untuk konfrmasi nanti menyusul,” tulis Bambang, melalui pesan singkat. (bun)













