Bandung, BEDAnews
Tahun ini sedikitnya 40 orang mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, menerima dana bantuan pendidikan (beasiswa) dari Bank Indonesia.
Beasiswa tersebut di peruntukan bagi mahasiswa/i yang secara ekonomi kurang mampu. Tiap mahasiswa mendapatkan dana bantuan pendidikan sebesar Rp. 3 juta pertahun dengan mekanisme pencairan di per semester Rp. 1, 5 juta atau Rp. 250.000 per bulan dengan total beasiswa sebesar Rp.120 juta.
Menurut Kabag Kemahasiswaan UIN Bandung, H. Asep Saefuddin Malik, M.Ag, sudah dua kali UIN SGD mendapat kucuran dana bantuan pendidikan bagi mahasiswa yang kurang mampu dari Bank Indonesia.
“Pemberian beasiswa itu merupakan bentuk kepedulian BI kepada dunia pendidikan, jadi pihak BI yang minta, kita hanya menyiapkan sesuai kuota yang ada termasuk kriteria beasiswanya, apakah untuk mahasiswa yang berperestasi atau tidak mampu, ini juga bagi semester IV ke atas," ujar Asep, di ruang kerjanya Rabu (17/10).
Diuraikan Asep, pihaknya selalu merespon positif lembaga manapun yang memberikan bantuan pendidikan, terlebih lebih untuk meningkatkan motivasi dan prestasi para mahasiswa. "Kami ucapkan banyak terima kasih kepada institusi manapun yang peduli dengan pendidikan, termasuk Bank Indonesia," kata Asep.
Asep berharap dengan adanya bantuan biaya pendidikan berupa beasiswa, bisa meringankan beban orang tua mahasiswa serta bisa mendorong mereka untuk lebih berprestasi, katanya.
Asep pun mengakui kendala beasiswa dalam masalah waktu yang disediakan BI yang terbatas dan sempit, sehingga harus menunggu kelengkapan persyaratan terutama ijin tidak mampu yang dikeluarkan dari pmerintah setempat.
"Yang menjadi kendala masalah waktu yang singkat, hanya 1 minggu, kasian juga bagi mereka mahasiswa dari temapat yang jauh harus minta ijin dulu dari Rt dan Desa sempat, jadi harus secepatnya di serahkan semua persyaratan dalam waktu yang sempit," tuturnya. (hargrib)












