Bandung. BEDAnews
Pembangunan Gedung baru Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat di Jalan Diponogoro Bandung, sampai dengan tanggal 15 Oktober 2012 kemajuan proyek/ progress sudah mencapai 75 persen. Sementara waktu pelaksanaan berakhir pada 15 Desember 2012 ini, sehingga masih ada sekitar 2 bulan lagi.
Dengan melihat kemajuan proyek, diperkirakan sampai tutup tahun anggaran 2012 (15 Desember 2012) pembangunan gedung baru DPRD Jabar akan selesai tepat waktu, demikian dikatakan Kuasa Pemegang Anggaran (KPA) Deddy Dharmawan, SH, saat ditemui Bedanews di ruang kerjanya, set DPRD Jabar, Selasa (16/10).
Dikatakannya, pembangunan gedung baru DPRD Jabar yang didanai APBD Jabar (tahun Jamak/ multy yaers) sebenarnya progressnya bisa lebih besar lagi, andai saja tidak ada aksi demo yang mempermasalahkan status tanah. Dengan adanya gangguan aksi demo tersebut, pembangunan sempat tertunda selama hampir 2 minggu. Tapi, Alhamdulillah, setelah semua jelas bahwa tanah tersebut milik Pemprov Jabar akhirnya pembangunan dapat terus berjalan.
“Terus terang, secara pribadi, saya salut melihat cara kerja pihak kontraktor yang bekerja cukup optimal dan semaksimal mungkin untuk dapat menyelesaikan proyek tepat waktu,” ujar Deddy yang juga Kabag Umum Setwan DPRD Jabar.
Lebih lanjut Deddy mengatakan, seandainya pembangunan belum selesai sampai berakhirnya masa kontrak kerja, maka pihak kontraktor dapat mengajukan adendum perpanjangan waktu selama 15 hari. Hal ini mengingat, pembangunan sempat tertunda selama 15 hari gara-gara ada aksi demo yang mempermasalahkan status kepemilikan tanah di awal pembangunan, tandasnya. (hermanto)











