Bandung, BEDAnews
Mungkin masih banyak orang tua yang belum memahami manfaat Isomaltulosa bagi perkembangan otak anak. Namun, berdasarkan studi klinis lanjutan yang dilakukan perusahaan susu ternama Frisian Flag bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, terungkap bahwa Isomaltulosa ternyata berperan besar dalam membentuk kemampuan kognitif anak dalam periode emas 0- 2 tahun.
“Peranan susu sangat penting dalam masa periode emas karena dalam usia tersebut sudah terjadi pembentukan sel-sel syaraf,” ungkap Dr. dr. Saptawati Bardosono, MSc dalam acara scientific media briefing “Penelitian lanjutan tentang manfaat Isomaltulosa bagi perkembangan kognitif anak” di salah satu restoran di Trans Studio Mall Bandung, Senin (15/10).
Dr. Satawati yang meraih gelar PhD di bidang Nutrition Science ini menerangkan Isomaltulosa adalah sejenis karbohidrat bertipe spesifik dengan indeks glikemik rendah yang dapat menyediakan energi lebih lama bagi tubuh dan otak.
“Pengaruhnya sangat positif terhadap kinerja kognitif anak dibandingkan karbohidrat dengan indeks glikemik lebih rendah seperti maltodekstrin, sukrosa dan lainnya,” ujar Saptawati. Konsentrasi glukosa yang stabil dalam darah, lanjut Saptawati, dapat mendukung fungsi otak dan membantu pemenuhan gizi lengkap dan seimbang.
Sementara itu, Nutritional and Clinical Trial Monitor FrieslandCampina, Eilardus Koen de Jong, PhD., menyatakan Friesland Campina merupakan ahli di bidang nutrisi berbasis susu selama 130 tahun di Belanda dan bersama anak perusahaannya di Indonesia Frisian Flag berkomitmen dalam inisiatif penelitian dan inovasi produk bekerja sama dengan dunia akademis.
“Studi pertama dilakukan pada 54 anak umur 5-6 tahun dan menunjukkan hasil yang signifikan dari konsumsi susu yang mengandung Isomaltulosa,” katanya.
Studi kedua dilakukan pada 127 anak dengan usia yang sama untuk mengetahui konsistensi manfaat Isomaltulosa terhadap kinerja kognitif anak. Hasilnya, lanjut de Jong, dari studi ini diketahui manfaat isomaltulosa dalam susu terjadap kinerja kognitif selama tiga jam setelah di konsumsi dan berfokus pada perhatian (attention) dan ingatan (memory). (Lanie)













