• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Senin, September 21, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป Fogging Di Pekojan Antisipasi Antisipasi Virus Zika

Fogging Di Pekojan Antisipasi Antisipasi Virus Zika

Asep Budi by Asep Budi
9 Februari 2016
in Tak Berkategori
4
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, BEDAnews.com

Menghadapi kasus penyakit Demam Berdarah yang banyak menelan korban jiwa saat musim penghujan, dan menjawab opini publik dari masyarakat Pekojan kepada Gubernur DKI Jakarta tentang penanganan Fogging, pihak Kelurahan melaksanakan kegiatan fogging dan PSN di Kampung Janis Kelurahan Pekojan Tambora Jakarta Barat, Jumat (05/02/16).

Fogging dilakukan guna mencegah penyebaran virus dangue melalui nyamuk aedes agypti penyebab DBD dan Virus Zika yang di indentifikasi penyebarannya sama seperti virus aedes.Saat ini wabah demam berdarah mulai dikhawatirkan masyarakat, pasalnya dibeberapa daerah sudah banyak warga Jakarta yang terjangkit DBD.

”Kami tidak ingin dan berusaha agar masyarakat Pekojan tidak terkena penyakit DBD,maka itu dilakukan PSN dan fogging guna pencegahannya,” ujar Lurah Pekojan Tri Prasetyo Utomo.

BeritaTerkait

Panglima TNI Resmi Tutup Lomba Tembak Piala Panglima TNI 2026

20 September 2026

Sambut HUT TNI ke-81, Kodim 1710/Mimika Gelar Bakti Kesehatan

20 September 2026

Meski sudah dilakukan fogging ia berharap,adanya kepedulian warga untuk menjaga kebersihan lingkungan,karena demam berdarah akan lebih cepat menyebar pada lingkungan yang  tidak sehat.

“Dalam hal ini kami juga meminta kepada warga untuk memperhatikan kebersihan limgkungan,jangan menumpuk sampah berupa ban maupun barang-barang bekas seperti botol,ember dan sejenisnya yang dapat menimbulkan genangan air,yang menyebabkan tempat berkembang biaknya jentik nyamuk aedes yang mengakibatkan DBD,” kata Tri.

Pergantian musim dari kemarau ke musim hujan memang rentan dengan meyebarnya wabah penyakit,termasuk DBD,sebelumnya Gubernur DKI Jakarta pun telah mengingatkan agar warga Jakarta lebih berhati-hati terhadap penyakit Demam Berdarah. (Hesty) 

Previous Post

Satgas Bansos Kesehatan TNI Tiba di Pulau Moa Maluku

Next Post

KPK Diminta Usut Dugaan Korupsi di Riau

Related Posts

TNI-POLRI

Panglima TNI Resmi Tutup Lomba Tembak Piala Panglima TNI 2026

20 September 2026
TNI-POLRI

Sambut HUT TNI ke-81, Kodim 1710/Mimika Gelar Bakti Kesehatan

20 September 2026
TNI-POLRI

Kodim 1710/Mimika Rampungkan Jembatan Beton di Kelurahan Pasar Sentral

20 September 2026
TNI-POLRI

TNI Raih Empat Rekor MURI Melalui Berbagai Kegiatan Bersama Masyarakat

20 September 2026
TNI-POLRI

TNI Bagikan 22.000 Porsi Makanan Gratis Untuk Masyarakat pada TNI Fair 2026 Di Monas

20 September 2026
TNI-POLRI

Panglima TNI Pantau Bakti Kesehatan TNI Serentak Diseluruh Indonesia

20 September 2026
Next Post

KPK Diminta Usut Dugaan Korupsi di Riau

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021