Cimahi, BEDAnews
Pasangan Arjuna (Ahmad Ramli Assagaf – Jumadi) bertekad melakukan pemberantasan korupsi, jika terpilih sebagai walikota dan wakil walikota pada Pemilukada Kota Cimahi September mendatang.
“Kami pasangan Arjuna ingin supaya birokrat di Kota Cimahi tidak melakukan korupsi, supaya uang rakyat bisa digunakan untuk mensejahterakan masyarakat Cimahi,” kata Ahmad Ramli, saat kampanye tertutup di gedung LKMD Kelurahan Padasuka, Sabtu (25/8).
Korupsi, kata Ramli merupakan akar permasalahan yang mengakibatkan rakyat menjadi miskin baik ekonomi maupun pendidikan dan kesempatan kerja. Pasangan Arjuna bertekad mengoptimalkan anggaran pada APBD untuk mensejahterakan masyarakat. Karena jika anggaran pemerintah tidak dikorup, bisa digunakan secara maksimal untuk program-program pemerintahan dan kemasyarakatan.
Ditambahkan Ramli, selain soal korupsi, Arjuna juga akan memangkas segala jenis pungutan dan biaya-biaya pendidikan supaya warga Kota Cimahi tak ada yang putus sekolah.
Hal yang sama akan dilakukan dibidang kesehatan. “Jika Arjuna bisa memimpin Kota Cimahi, kami ingin ada klinik terpadu bagi pelayanan kesehatan masyarakat supaya pelayanan kesehatan bisa dilakukan secara maksimal,” katanya.
Selain memaksimalkan program kesehatan dan pendidikan, dalam kampaye itu pasangan Arjuna juga menyoroti soal ketenagakerjaan di Kota Cimahi. Sebab, Arjuna menginginkan kesempatan bekerja bisa dinikmati oleh warga Cimahi sebagai pemilik kota.
Calon walikota dari jalur indpenden yang lebih dikenal dengan Habib Ramli ini juga berjanji tidak akan memperbolehkan isteri dan anak-anaknya untuk mengelola proyek-proyek yang berasal dari dana APBD. ”Biarkan proyek-proyek pemerintah dilakukan oleh para pelakunya tanpa ada keterlibatan anak dan isteri kami,“ tuturnya.
Habib Ramli juga sudah menyatakan janjinya didepan para pendukungnya untuk tidak menerima gaji sebagai walikota selama satu priode kepemimpinannya. Seluruh gaji yang menjadi hak walikota akan disumbangkan untuk DKM dan guru-guru ngaji.
Dalam kampanye tertutup tersebut, beberapa elemen masyarakat seperti GMBI, Terorist, tokoh masyarakat dan sejumlah organisasi menyatakan dukungan kepada Arjuna. Termasuk tokoh gereja di Kota Cimahi. “Kami warga non muslim di Kota Cimahi menyatakan mendukung pasangan Arjuna dalam Pemilukada ini,“ kata tokoh gereja Maksum didepan pendukung Arjuna. (Bubun Munawar)













