Bandung, BEDAnews
Secara terpisah, Sekretaris Daerah Kota Bandung, Edi Siswadi dan Wakil Walikota Bandung, Ayi Vivananda, Kamis (23/08/2012) usai apel dan Penaikan Bendera di hari pertama bekerja pasca liburan dan cuti bersama Idul Fitri 1433 Hijriyah, mengelar operasi mendadak (Sidak).
Ditegaskan Edi, tidak ada toleransi bagi pejabat yang tidak hadir tanpa keterangan, karena Pemerintah Kota Bandung sudah memberikan berbagai keringanan mulai dari cuti sampai kebijakan pemerintah kota memberikan kelonggaran pemakaian mobil dinas dan lain sebagainya, sebagai gantinya PNS harus memberikan tanggung jawabnya kepada masyarakat, katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Edi mengancam keras bagi pejabat yang tidak hadir tanpa alasan akan diterapkan sanksi berat. Bahkan apabila pejabat struktural tidak hadir pada hari ini, bisa saja mengalami pergeseran atau bahkan diganti oleh yang lainnya, tegas Sekda.
Menurutnya, kehadiran awal masuk ini sangat penting karena menunjukan komitmen kesiapan bekerja melayani masyarakat. “Kalau misalnya tidak hadir padahal sudah diberikan toleransi berlibur yang saya kira cukup, itu menunjukan pelanggaran yang berat juga sudah tidak berkeinginan menunjukan komitmen untuk bekerja lebih baik," tegasnya saat melakukan sidak di lingkungan sekretariat pemerintah Jalan Wastukancana.
Ditempat terpisah, Wakil Walikota Bandung, Ayi Vivananda menyebutkan tingkat kehadiran PNS di lingkungan Distarcip dan BPMPPT di hari pertama bekerja pasca liburan dan cuti bersama Idul Fitri, mencapai hampir 100 persen.
Sehingga hari ini pelayanan sudah berjalan, pemohon sudah dapat terlayani dan ini menunjukan fungsi pelayanan berjalan dengan baik dan normal kembali, ujarnya saat Sidak di Gedung Perkantoran Jalan Cianjur. (Heru)













