Jakarta – TNI bersama kementerian dan lembaga terkait terus memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Sumatera Selatan dan Kalimantan Selatan. Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Posko Terpadu Operasi Modifikasi Cuaca, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (21/10/2026).
Direktur Operasional Modifikasi Cuaca BMKG Budi Harsoyo menjelaskan, desk gabungan yang dibentuk atas direktif Presiden melibatkan TNI, BMKG, BNPB, Kementerian Kehutanan, dan BRIN. Setelah persiapan singkat, operasi mulai berjalan pada 18 Oktober 2026. “Atas direktif dari Presiden itu, minggu lalu di Mabes TNI Cilangkap dibentuklah Desk Gabungan ini beranggotakan TNI, BMKG, BNPB, Kementerian Kehutanan, dan BRIN. Dengan melakukan persiapan singkat efektif mulai tanggal 18 Oktober kemarin operasi ini sudah berjalan di dua provinsi,” jelasnya.













