Oleh: Mayjen TNI (Purn) Fulad (Penasihat Militer Utusan Militer di PBB 2017-2019)
JAKARTA || Bedanews.com –
*Pendahuluan*
Kekuatan sebuah angkatan darat tidak semata-mata ditentukan oleh kecanggihan persenjataan, besarnya anggaran pertahanan, atau jumlah personel yang dimiliki. Kekuatan sejati bertumpu pada kualitas prajurit, keteguhan disiplin, integritas institusi, dan kepemimpinan yang mampu menjaga kesiapan satuan dalam menghadapi setiap ancaman.
Dalam entry briefing Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), terungkap kenaikan pelanggaran disersi sebesar 50,9% dan pelanggaran werving sebesar 155%. Angka ini patut menjadi perhatian serius. Disersi menyangkut disiplin dan tanggung jawab prajurit, sedangkan pelanggaran werving berkaitan dengan integritas proses penerimaan calon prajurit. Keduanya berada pada ranah yang berbeda, tetapi sama-sama menyentuh fondasi sumber daya manusia TNI Angkatan Darat.













