BANDUNG || Bedanews.com — Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Jawa Barat menyatakan komitmen penuh untuk menyukseskan gelaran Mahasabha XIII PHDI Tahun 2026 yang diselenggarakan pada tanggal 8–11 Oktober 2026 di Jakarta.
Hal tersebut diungkapkan Ketua Pengurus Harian PHDI Provinsi Jawa Barat, Brigjen TNI (Purn) I Made Riawan, S.Psi M.I.P, melalui keterangannya, Minggu (11/10).
Forum musyawarah tertinggi umat Hindu ini mengusung tema besar “Penguatan PHDI Melalui Dharma Agama dan Dharma Negara Menuju Indonesia Raya”.
Hasil Mahasabha XIII menetapkan struktur pimpinan PHDI Pusat periode 2026–2031: Ida Pandita Mpu Siwa Budha Daksa Darmita sebagai Dharma Adiyaksa, Kol. (Purn) I Nengah Dana, S.Ag, sebagai Ketua Sabha Walaka dan Letjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E, M.Tr.(Han), sebagai Ketua Pengurus Harian PHDI Pusat.

Ketua PHDI Provinsi Jawa Barat menyampaikan bahwa, Mahasabha XIII menjadi momentum strategis bagi konsolidasi organisasi, penguatan kualitas kehidupan umat, serta penyelarasan peran antara Dharma Agama (kewajiban spiritual dan moral) dan Dharma Negara (kewajiban berbangsa dan bernegara).
“Mahasabha XIII ini bukan sekadar agenda lima tahunan untuk pergantian kepengurusan atau evaluasi program, melainkan titik temu gagasan besar umat Hindu se-Indonesia dalam merespons tantangan zaman mulai dari transformasi kelembagaan, penguatan pendidikan dan pasraman, pemberdayaan ekonomi umat, hingga pelibatan aktif generasi muda,” ujar Ketua PHDI Provinsi Jawa Barat.
Dalam perhelatan nasional yang turut dihadiri oleh pimpinan lembaga negara seperti Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, serta jajaran pengurus PHDI dari seluruh Indonesia, delegasi PHDI Jawa Barat aktif membawa aspirasi umat daerah.

Aspirasi tersebut mencakup penguatan kerukunan lintas agama, moderasi beragama, serta peningkatan sinergi program pembinaan umat Hindu di wilayah Jawa Barat yang majemuk.
Brigjen TNI Purn I Made Riawan, juga mengajak seluruh komponen umat Hindu, sulinggih, pandita, walaka, serta organisasi umat Hindu Provinsi dan elemen penyuluh, guru agama, pasraman dan tokoh-tokoh umat di Jawa Barat untuk bersama-sama mengawal hasil keputusan Mahasabha XIII.
Hasil dari forum ini diharapkan mampu diterapkan secara nyata di daerah demi mewujudkan umat Hindu yang mandiri, adaptif, dan berkontribusi luas bagi kemajuan bangsa.

“Melalui semangat tat twam asi dan gotong-royong, PHDI Jawa Barat siap menterjemahkan arah kebijakan hasil Mahasabha XIII menjadi aksi nyata yang berdampak langsung bagi penguatan keimanan umat serta keharmonisan sosial di Jawa Barat,” pungkasnya. (Red).













