Oleh : A.Rusdiana
Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Momentum sejarah ini mengingatkan kita pada lahirnya organisasi Budi Utomo tahun 1908 yang menjadi tonggak kesadaran nasional bangsa Indonesia untuk bangkit dari keterbelakangan, perpecahan, dan penjajahan. Para pendiri bangsa menyadari bahwa kebangkitan tidak akan lahir tanpa persatuan, ilmu pengetahuan, dan semangat pengabdian kepada tanah air.
Dalam perspektif Islam, semangat kebangkitan menuju perubahan yang lebih baik merupakan bagian dari ajaran agama. Allah SWT berfirman:
Artinya: “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (QS. Ar-Ra’d: 11).
Ayat ini mengandung pesan bahwa kemajuan bangsa tidak datang secara tiba-tiba, tetapi harus diwujudkan melalui kerja keras, pendidikan, persatuan, dan kesadaran moral seluruh masyarakat.













