PONOROGO || Bedanews.com – Warga Dusun Glagahan, Desa Maguwan, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, kini mulai bisa tersenyum lega. Pasalnya, jembatan sesek yang selama ini mereka gunakan mulai dibangun menjadi jembatan beton yang lebih kokoh dan aman.
Selama bertahun-tahun, warga harus menghadapi berbagai risiko saat melintasi jembatan yang terbuat dari bambu tersebut. Kondisinya yang sederhana dan mudah lapuk kerap membahayakan, terutama saat cuaca buruk.
“Kalau dibilang berbahaya, ya memang berbahaya saat melewati jembatan itu. Tapi warga di sini tidak punya pilihan lain. Kami paling khawatir saat musim hujan, karena jembatannya menjadi licin dan rawan terpeleset,” ujar Ari Prabowo, salah satu warga, Senin (6/4/2026).
Ia juga mengakui, jembatan sebelumnya juga hanya dapat dilalui oleh pejalan kaki dan sepeda.













