JAKARTA || Bedanews.com — Ketua Unit Pengelola Zakat (UPZ) IKA Universitas Padjadjaran (UNPAD), Agus Santoso, menegaskan besarnya potensi dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dapat dihimpun dari lebih dari 300 ribu alumni UNPAD yang tersebar di berbagai profesi dan Provinsi di Indonesia.
Menurutnya, potensi tersebut merupakan kekuatan ekonomi umat Islam yang dapat digerakkan untuk saling membantu dan memperkuat perekonomian masyarakat, khususnya di tingkat akar rumput (grassroot), sejalan dengan tujuan mulia pengelolaan dana ZIS.
Agus Santoso, yang akrab disapa Kang Agus menyampaikan bahwa, melalui UPZ BAZNAS IKA UNPAD, pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah dilakukan secara profesional dengan mengedepankan prinsip akuntabilitas dan transparansi. Seluruh dana yang terhimpun, nantinya akan disalurkan kepada para mustahik sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang ditetapkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).










