JAKARTA || Bedanews.com — Bertempat di Aula Bareskrim Polri Lantai 9 Kepolisian Negara Republik Indonesia, menggelar acara bedah buku sekaligus peluncuran buku berjudul “Strategi Polri dalam Pemberantasan TPPO: Perlindungan Perempuan dan Anak di Era Digital”.
Acara ini Kegiatan bertujuan menjadi ruang terbuka bagi publik agar bisa memahami perkembangan dan dinamika kejahatan terhadap Perlindungan Perempuan dan Anak–Perdagangan Orang (PPA-PPO) yang sampai saat ini semakin menjadi.
Sebagai salah satu narasumber, Sekjen Kementerian P2MI, Komjen Dr. Pol Dwiyono, M.SI mengatakan bahwasanya, tindak pidana perdagangan orang ini. Trandnya meningkat, teroganisir serta kejadian TPPO banyak diawali oleh para pekerja migran yang no Prosedural.
“Perlu kami sampaikan dari tindak kekerasan TPPO yang terjadi pada korban baik eksploitasi kekerasan, eksploitasi hak asasi manusia, eksploitasi seksual dan sebagainya,” tegasnya.











