• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Sabtu, November 7, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Hari Guru 2025: Mampukah Guru Menjawab Tantangan dan Harapan Bangsa?

Hari Guru 2025: Mampukah Guru Menjawab Tantangan dan Harapan Bangsa?

Hargib by Hargib
25 November 2025
in Edukasi, News, Ragam
0
Prof.Dr.Ahmad Rusdiana, Guru Besar Manajamen Pendidikan.(dok.Photo Istimewa)

Prof.Dr.Ahmad Rusdiana, Guru Besar Manajamen Pendidikan.(dok.Photo Istimewa)

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Bedanews.com

Wawancara Eksklusif Ahad, 25 November 2025:12;41 dengan: Prof. Dr. H. A. Rusdiana, MM. Guru Besar Manajemen Pendidikan; Anggota senat/Prosesi Wisuda ke-105, Admin, Prop0sal Pendirian UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Peraih Nominasi Penulis Opini terproduktitf di Koran Harian Umum Kabar Priangan (15/5/2025). Dewan Pembina PERMAPEDIS Jawa Barat; Dewan Pakar Perkumpulan Wagi Galuh Puseur. Pendiri dan Pembina Yayasan Sosial Dana Pendidikan Al-Mishbah Cipadung Bandung dan Yayasan Pengembangan Swadaya Mayarakat Tresna Bhakti Cinyasag Panawangan Kabupaten Ciamis Provinsi Jawa Barat.

“Hari Guru 2025 bukan sekadar seremoni; ini momentum menguji apakah guru benar-benar menjadi pilar peradaban yang adaptif, inklusif, dan visioner.”

Peringatan Hari Guru Nasional 2025 membawa dua arus pesan besar: “Guru Hebat, Indonesia Kuat” dari Kemendikdas dan “Merawat Semesta Dengan Cinta” dari Kementerian Agama. Pada satu sisi, guru diposisikan sebagai agen transformasi mutu pendidikan; di sisi lain, guru diamanahi misi spiritual-ekologis berupa pendidikan berbasis cinta, welas asih, dan keberlanjutan lingkungan. Fenomena ini menunjukkan bahwa peran guru tidak lagi sebatas penyampai materi, tetapi navigator moral, sosial, dan ekologis masa depan bangsa. Secara teori, tulisan ini berdiri pada tiga landasan: 1) Teori Kepemimpinan Transformasional (Bass & Avolio, 1990) guru sebagai penggerak inspirasi dan perubahan; 2) Teori Pedagogi Cinta (Noddings, 2003) pendidikan yang berakar pada kepedulian dan empati; 3) Human Capital Theory (Schultz, 1981) investasi pada guru menentukan kualitas SDM nasional.

BeritaTerkait

KOGANA SUMUT DAN POLITEKNIK MEDAN JALIN MoU PENGEMBANGAN TEKNOLOGI KEBENCANAAN

6 November 2026

Dugaan Menyadap Presiden Prabowo, Muslim Arbi: Listyo Sigit dan Gerombolannya Layak Dihukum Mati

6 November 2026
Page 1 of 5
12...5Next
Tags: Guru Harapan BangsaHari Guru NasionalTantangan Zaman
Previous Post

Sukses dan Berkah, Adah Aliyah Raih Gelar DOKTOR dari UIN SGD Bandung

Next Post

Bantu Ringankan Beban, Babinsa Koramil Tembagapura Bantu Perbaiki Rumah Warga

Related Posts

Ragam

KOGANA SUMUT DAN POLITEKNIK MEDAN JALIN MoU PENGEMBANGAN TEKNOLOGI KEBENCANAAN

6 November 2026
Ragam

Dugaan Menyadap Presiden Prabowo, Muslim Arbi: Listyo Sigit dan Gerombolannya Layak Dihukum Mati

6 November 2026
Ragam

Kelola Kabupaten Berskala Besar, Kepala BKN Dorong Bojonegoro Jadi Pilot Project Manajemen Talenta Untuk Mewujudkan Visi Misi Daerah

6 November 2026
Ragam

Taiwan dan Dunia Bersinergi Menciptakan Solusi Iklim

6 November 2026
News

Pemkab Kapuas Susun Rencana Penanggulangan Bencana Daerah, Libatkan Lintas Sektor dan Akademisi

6 November 2026
Edukasi

Ekoteologi dalam Inovasi, Pendidikan, dan Pengabdian

6 November 2026
Next Post

Bantu Ringankan Beban, Babinsa Koramil Tembagapura Bantu Perbaiki Rumah Warga

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021