• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Senin, Februari 2, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Gerakan Samin di Pati, Simbol Perlawanan Rakyat yang Tetap Relevan

Gerakan Samin di Pati, Simbol Perlawanan Rakyat yang Tetap Relevan

kris by kris
16 Agustus 2025
in Ragam
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Muhammad Rofik Mualimin (Kolumnis/Dosen STAI Yogyakarta/Pengasuh PP Latifah Mubarokiyah)

YOGYAKARTA || Bedanews.com – Gerakan Samin di Pati, Jawa Tengah, mungkin tidak sepopuler perjuangan kemerdekaan lain di Indonesia, tapi semangatnya patut diingat sebagai simbol perlawanan rakyat kecil terhadap penjajahan. Gerakan ini muncul pada akhir abad ke-19, sebagai respon sederhana namun berani terhadap kebijakan kolonial Belanda yang merugikan petani dan masyarakat lokal.

Samin Surosentiko, tokoh utama gerakan ini, mengajarkan prinsip hidup sederhana dan menolak segala bentuk kerja paksa serta pungutan pajak yang tidak adil.

Dalam bukunya Gerakan Samin: Antara Legenda dan Realita (Sutrisno, 2015: 42) dijelaskan, Samin dan pengikutnya memilih jalan damai, tidak melakukan perlawanan bersenjata, tapi tetap tegas menolak aturan penjajah. Tindakan ini terlihat sederhana, tapi bermakna besar sebagai bentuk penolakan terhadap sistem yang menindas.

BeritaTerkait

Oplus_131072

Volume Penumpang Commuter Line Baraya Melonjak Pasca Penyesuaian Layanan dan Pengoperasian Stasiun Gadobangkong

2 Februari 2026

Bio Farma Laksanakan Vaksinasi Tetanus Bagi Relawan serta Korban Bencana Tanah Longsor di Cisarua Bandung Barat

2 Februari 2026
Page 1 of 4
12...4Next
Previous Post

Embarkasi Kulonprogo Berbasis Perhotelan: Untung dan Ruginya

Next Post

Lakukan Riset Budaya Peci dan Sarung Muslim Madura: Muhajirin Raih DOKTOR dari UIN SGD Bandung

Related Posts

Oplus_131072
Ragam

Volume Penumpang Commuter Line Baraya Melonjak Pasca Penyesuaian Layanan dan Pengoperasian Stasiun Gadobangkong

2 Februari 2026
News

Bio Farma Laksanakan Vaksinasi Tetanus Bagi Relawan serta Korban Bencana Tanah Longsor di Cisarua Bandung Barat

2 Februari 2026
Ragam

Duet Prasetyo, Marullah–Arief di PAM Jaya: Pelayanan Masyarakat Melesat, Target Gubernur Pramono 100% Layanan 2029 Kian Nyata

2 Februari 2026
Ragam

Agus Santoso Tegaskan ZIS Alumni UNPAD Jadi Kekuatan Ekonomi Umat

1 Februari 2026
Ragam

Groundbreaking Pembangunan Rumah Tahfiz Sugiat Santoso, TGB: Untuk Bangun Peradaban

1 Februari 2026
News

Reses DPRD Kabupaten Sukabumi 2026

1 Februari 2026
Next Post
Dr.Muhajirin berphoto bersama dengan tim promotor dan penguji saat menerima sertifikat kelulusan Doktor pada sidang terbuka program doktoral di pascasarjana UIN SGD Bandung/(kamis.07/08/2025)/bedanews.com/dedy brajamusti.

Lakukan Riset Budaya Peci dan Sarung Muslim Madura: Muhajirin Raih DOKTOR dari UIN SGD Bandung

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021