SEMARANG || Bedanews.com — Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan pasca peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2025, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah menggelar Workshop Pelaksanaan Fasilitasi Pendidikan Anti Narkoba pada Keluarga di Kecamatan Ngaliyan, tepatnya di Kelurahan Purwoyoso, Selasa (8/7).
Workshop ini merupakan intervensi strategis dan berbasis data, karena berdasarkan pemetaan kawasan rawan, Kelurahan Purwoyoso saat ini berstatus sebagai wilayah dengan kategori “Bahaya” dalam hal penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
Peserta kegiatan merupakan warga asli Kelurahan Purwoyoso, khususnya para orang tua dan anak-anak, yang menjadi garda terdepan dalam membangun benteng keluarga terhadap ancaman narkoba. Kegiatan ini menjadi bagian dari program unggulan Direktorat Advokasi Deputi Pencegahan BNN RI, yang berfokus pada penguatan peran keluarga sebagai agen perubahan.











