BANDUNG, BEDAnews.com – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kota Bandung 2020, mengalami penurunan cukup drastis hingga mencapai Rp1 triliun.
Penurunan nilai APBD murni Kota Bandung semula ditargetkan mencapai Rp7,1 triliun. Namun pada APBD Perubahan (APBDP) mendapat persetujuan DPRD Kota Bandung menjadi Rp6,035 triliun.
“Memang ini karena dampak ketika ada Covid-19,” ucap Wali Kota Bandung, Oded M. Danial usai rapat paripurna Perubahan APBD di Gedung DPRD Kota Bandung, Senin, (21/9/2021).
Wali Kota mengungkapkan, pandemi Covid-19 memang telah mempengaruhi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandung. Utamanya, pendapatan dari sektor pajak daerah.
“Bandung itu kota kuliner, kota jasa. Jadi itu pajak yang riweuh, penurunan sampai 60 persen,” akunya.
Meski begitu, Oded menyatakan Pemkot Bandung tidak akan menyerah begitu saja dengan capaian target pendapatan yang hanya terpenuhi 40 persen. Pihaknya akan terus mendongkrak pendapatan dari sektor pajak.











