KAB. BANDUNG || bedanews.com — Berkenan Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna, duduk bersama siswa-siswi MTs pada kegiatan Gelisan (Gerakan Menulis Al Qur”an), di Dome Balerame Soreang, Sabtu 25 Mei 2024.
Kegiatan yang diikuti 38.300 ribu peserta, dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Bandung ke 383 tahun dan Hari Jadi Kodam III Siluwangi ke 78 tahun, menurut Kang DS sapaan akrabnya, ternyata pesertanya lebih dari 43 ribu orang yang tersebar di semua wilayah Kabupaten Bandung, dan telah menambah perolehan Rekor Muri.
Melalui Gelisan, dikatakan Kang DS, bisa meningkatkan Sumber Daya Manusia yang profesional dan menambah keimanan serta ketaqwaan kepada Alloh Subhanahu wa ta’ala. Karena dengan menulis bisa tahu Al Qur’an tidak hanya hapal membacanya saja. Untuk itu harus tetbiasa agar menjadi kebiasaan membaca Al Qur’an.
“Saya merasa bangga atas antusias minat masyarakat terhadap kegiatan Gelisan ini. Hal ini membuat saya yakin akan terus tumbuh kebiasaan pada masyarakat untuk membaca Al Qur’an,” katanya usai memberi sambutan.
Salah satu kemudahan dalam membaca Al Qur’an, lanjutnya, dengan memanfaatkan android secara positif. Tentunya kepada anak-anak juga harus diberi pemahaman mengenai tata cara membaca dan menulis Al Qur’an. “Sebab dengan membaca kita mampu melihat dunia, melihat dan mengerti, sehingga bisa menambah pengetahuan bagi kita semua,” ujarnya.
Di kesempatan itu pula Kang DS menjelaskan program prioritas tentang insentif guru ngaji untuk tingkat SD dan SMP yang mana pemerataannya sudah cukup signifikan, juga pembangunan sekolah-sekolah dalam rangka pemerataan pembelajaran.
Penunjang lainnya guna mencapai Indonesia Emas tahun 2045 nanti, selain peningkatan SDM juga pengelolaan sektor wisata supaya bisa profesional, dan sektor lainnya yang bisa menjadi prioritas dalam pencapainya. Namun untuk mencapai hal tersebut pastinya harus ada sarana prasarana penunjang, serta kesiapan anggaran.
Sementara itu, Ketua Dewan Masjid Indonesia, K.H Sohibul Ali Fadhil, saat dimintai keterangan, sama halnya dengan Kang DS merasa optimis masyarakat Kabupaten Bandung bisa secepatnya melek Al Qur’an dan bisa menjadi kegiatan rutin untuk membacanya.
Dengan jumlah puluhan ribu peserta yang melibatkan Muspika dan Muspida Sohibul Ali menyebutkan, kalau ini merupakan suatu permulaan yang bagus dan wajib diapresiasi. Karena berdampak pada masa depan yang lebih baik.
“Insya Alloh Gelisan bisa menjadi motivasi bagi masyarakat dan tumbuh keinginan melestarikan membaca Al Qur’an,” tutupnya.***











