Oleh : Lilis Sulastri (Guru Besar Ilmu Manajemen FEBI
UIN Sunan Gunung Djati Bandung)
Hari Kebangkitan Nasional, yang diperingati setiap tanggal 20 Mei setiap tahunnya, tentu saja memiliki makna historis yang sangat mendalam bagi bangsa Indonesia. Peringatan ini berawal dari berdirinya organisasi Budi Utomo pada tahun 1908, yang menjadi awal mula gerakan nasionalisme di Indonesia. Budi Utomo, sebuah organisasi yang didirikan oleh Dr. Sutomo dan para mahasiswa STOVIA, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran nasional di kalangan masyarakat Indonesia yang saat itu masih berada di bawah penjajahan Belanda. Momentum ini menandai bangkitnya semangat persatuan dan kesadaran kebangsaan, yang kemudian menjadi fondasi bagi perjuangan kemerdekaan. Oleh karena itu, Hari Kebangkitan Nasional diperingati sebagai simbol kebangkitan kesadaran nasional dan tekad untuk memperjuangkan kemandirian bangsa.













