KAB. BANDUNG || bedanews.com — Merasa prihatin dengan maraknya nasabah Bank Emok di Kabupaten Bandung, Sekretaris Karang Taruna, Pitra Lingga Muslim, menyampaikan agar memikirkan terlebih dahulu sebelum mengajukan peminjaman.
Dengan menjadi nasabah bank emok itu harus siap dengan konsekuensinya, sambung Pitra, karena bank emok tidak pernah ada toleransi terhadap nasabahnya. Harus tetap bayar dalam kondisi apa pun.
Untuk menanggulangi permasalahan maraknya bank emok, ia menyebutkan, melalui program priotasnya Pemerintah Kabupaten Bandung memberikan Bantuan Modal tanpa Bunga, dan ini sudah berjalan sangat bagus.
“Jadi saya mengharapkan kepada masyarakat agar memanfaatkan program Pemkab Bandung dan jangan tergiur dengan jumlah besar,” katanya di Kecamatan Soreang, Selasa 31 Oktober 2023.
Terkait salah satu program Bupati Bandung yang merupakan pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan agunan yang bisa dimanfaatkan untuk modal usaha, dan juga bisa dimanfaatkan oleh pemuda yang memiliki usaha ekonomi produktif.
Persyaratannya pun sangat mudah, lanjutnya, hanya dengan poto KTP/KK daftar ke RT/RW setempat, masyarakat sudah dinyatakan berhak menerima bantuan tersebut. Begitu juga dengan pembayarannya pun tidak memberatkan.
Bahkan Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna, dijelaskannya, pernah mengutarakan, banyak terjadi perceraian akibat menjadi nasabah bank emok. Alasannya, isteri tidak memberitahu suaminya, juga tidak ada uang untuk membayar angsuran yang diwajibkan tanpa menerima alasan apa pun.
“Hal itu semestinya jadi pembelajaran bagi masyarakat dengan menjadikannya cermin, tujuannya agar kejadian itu tidak terulang lagi di keluarga lainnya,” tutupnya.***













