Surabaya – bedanews.com – Pernyataan Wakil Menteri I BUMN, Kartika Wirjoatmodjo bahwa, pembayaran utang atas proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) tidak ditanggung oleh APBN, melainkan menjadi beban tanggungan PT. KAI (Persero) disorot Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti.
Sebab, menurut penilaian LaNyalla, kualitas pernyataan publik yang disampaikan pemangku kebijakan harus utuh, dan tidak menyesatkan. Sehingga masyarakat mendapat informasi yang benar, dan tidak merasa dianggap bodoh semua se-Indonesia.
“Narasi yang dibangun Wamen dengan mengatakan, utang kereta cepat Jakarta-Bandung tidak ditanggung oleh APBN itu, seolah APBN tidak akan intervensi. Padahal utang tesebut jelas dijamin APBN. Dan PT. KAI sudah pernah menerima suntikan PMN dari APBN untuk kepentingan proyek tersebut. Ini harus dibuka utuh,” tukasnya, Kamis (12/10/2023).













