BANDUNG, BEDAnews – Dalam situs resminya, OJK menjelaskan Resesi Ekonomi secara sederhana dapat diartikan sebagai suatu kondisi dimana perekonomian suatu negara sedang memburuk yang terlihat dari Produk Domestik Bruto (PDB) yang negatif, pengangguran meningkat, maupun pertumbuhan ekonomi riil bernilai negatif selama dua kuartal berturut-turut.
Melihat kondisi tersebut, perlu mempersiapkan kondisi keuangan agar dapat meminimalisir dampak dari kemungkinan resesi ekonomi tersebut, seperti mengurangi dan tidak menambah beban-beban pengeluaran seperti utang dan hiduplah dengan sewajarnya.
Selain itu, hal yang terpenting untuk menghadapi resesi adalah menyiapkan dana darurat pada instrumen yang sangat likuid dengan cara menyiapkan tabungan.
bjb Tandamata Berjangka membantu nasabah untuk berbagai kebutuhan penting seperti biaya sekolah, pernikahan, serta lainnya.













