Jakarta – bedanews.com – Pada tanggal 15 dan 16 November 2022, akan menjadi puncak dari pertemuan G20 yang akan dilaksanakan di Nusa Dua, Bali. Posisi Indonesia di dalam G20 kali ini sangat strategis, karena Indonesia menjadi presidensi dari G20 yang dilaksanakan di tengah krisis yaitu krisis pangan, krisis energi, krisis finansial, juga di tengah ketegangan dunia yang berawal dari covid – 19, perang dagang antara China dengan AS, kemudian perang Rusia dengan Ukraina yang berkepanjangan, krisis antara China dengan Taiwan, dan juga akhir – akhir ini ketegangan di Pulau Pasir antara Indonesia dengan Australia.
Haris Turino, Anggota DPR RI mengatakan bahwa, kesempatan menjadi pemimpin G20 ini tidak akan datang dalam 10-20 tahun mendatang, karena menjadi seorang pemimpin di tengah krisis akan menyajikan satu peluang yang luar biasa bagi Indonesia untuk membuktikan bahwa Indonesia mampu mengambil peran yang sangat strategis di kancah internasional.













