KAB. BANDUNG || bedanews.com — Ormas Manggala Garuda Putih (MGP) menilai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Bandung, Asep Kusumah, kinerjanya dalam menangani sampah masih belum maksimal walaupun mempunyai anggaran sebesar Rp31 miliar.
Informasi yang diperoleh Ketua DPC Ormas MGP Kabupaten Bandung, Robby Soemantri, SE., penumpukan sampah perharinya sudah mencapai 1.200 ton yang tidak tertanggulangi dengan baik oleh LH. Sehingga banyak masyarakat mengeluhkan hal tersebut karena menyebarkan bau dan menimbulkan kotor.
“Masalah tersebut semestinya bisa diselesaikan bila DLH mempunyai armada truk pengangkut sampah sebanyak 100 unit,” katanya melalui telepon, Kamis 27 Oktober 2022.
Tak layak DLH mengeluh dan menyalahkan masyarakat sebagai yang menyebabkan banyaknya produksi sampah, ungkap Robby, sebab tidak semua warga melakukan pelanggaran dengan membuang sampah sembarangan. Semestinya hal itu bisa memotivasi kinerjanya untuk lebih baik lagi.
Lebih lanjut Robby menjelaskan, kalau permasalahan yang terjadi itu semestinya bisa dijadikan evaluasi Bupati Bandung, HM. Dadang Supriatna atau yang akrab disapa Kang DS, atas ketidakmampuan Kadis LH dalam menangani masalah sampah. Selanjutnya mengevaluasi kinerja Kadis LH.
“Kami mengharapkan Kang DS bisa secepatnya melakukan tindakan agar permasalahan sampah tidak lagi menjadi polemik bagi semua pihak,” ujarnya.
Selain itu, lanjutnya, penumpukan yang dibiarkan berhari-hari dipinggir jalan itu selain menyebabkan bau tidak sedap juga hanya membikin kumuh Kabupaten Bandung.***













