• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Minggu, November 8, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Pinjaman ke Bank Emok itu Haram dan Berdampak Negatif, tapi Belum Pernah Ditertibkan

Pinjaman ke Bank Emok itu Haram dan Berdampak Negatif, tapi Belum Pernah Ditertibkan

Ki Agus by Ki Agus
13 Juli 2022
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KAB. BANDUNG || bedanews.com — Berdasarkan pandangan hukum islam, meminjam uang pada rentenir atau Bank Emok hukumnya adalah haram dan ada tambahan yang harus dikembalikan berupa bunga yang disebut dengan Riba (azzuriya’dah).

Bahkan Bupati Bandung, HM. Dadang Supriatna, beberapa waktu lalu pernah menyampaikan, banyak perempuan menjadi janda akibat dari meminjam uang ke Bank Emok. Hal itu membuatnya sangat prihatin.

Langkah untuk menanggulangi Bank Emok dan memutus perkembangannya, Bupati yang akrab disapa Kang DS itu, membuat program prioritas berupa Bantuan Dana Bergulir tanpa Bunga yang menurut kabar sudah direalisasikan.

Namun program prioritas tersebut tidak menjadikan masyarakat hilang ketergantungannya pada Bank Emok. Rata-rata masyarakat berdalih, kalau Bank Emok merupakan pilihan alternatif dalam memenuhi kebutuhannya. Karena untuk menjadi nasabah tidak perlu ada agunan.

BeritaTerkait

Kodim Banyumas Rampungkan Pembangunan Jalan dan Perluas Akses Air Bersih

8 November 2026

Dandim Ponorogo Hadiri Health Creativ Showcase Hari Kesehatan Nasional Tahun 2026

8 November 2026

Termasuk Anggota DPR RI, Dedi Mulyadi, Puteri Komarudin, sudah mengingatkan masyarakat agar jangan terjerat kemudahan yang ditawarkan Bank Emok. Kenyataannya Bank Emok tetap menjadi candu, karena saat ini belum ada tindakan sama sekali atau upaya untuk menertibkannya.

Pertengkaran dan perceraian, kerap terjadi, seperti yang dialami Heri, ia mengaku setiap hari Rabu kalau tidak ada uang membayar cicilan ke Bank Emok harus terjadi percekcokan dengan isterinya. “Saya tidak mengerti, Bank Emok itu sepertinya lebih dari Renternir. Tidak bisa libur dulu membayar meski keadaan nasabah sakit, atau ada keperluan keluarga, bahkan ketika ada salah seorang famili meninggal, tetap saja harus bayar,” katanya di Soreang, Rabu 13 Juli 2022.

Demikian jiga dengan SF, warga Banjaran, yang merasa menyesal karena sudah menjadi nasabah Bank Emok. Isteri dari pedagang mainan keliling itu, merasa seolah dirinya tak bisa mengelak dari aturan yang ditetapkan Bank Emok. Harus dan wajib menjadikan SF memaksa suaminya di setiap hari Rabu ada uang untuk membayar cicilan.

“Akibatnya saya dan suami terus bertengkar, sehingga berahir dengan perceraian,” ujarnya.

Padahal sudah ada penjelasan, melakukan pinjaman kepada Bank Emok akan menimbulkan dampak negatif. Dampak negatif dari praktek rentenir ini begitu banyak dan sangat membahayakan. Untuk itu Islam mengimbau ummatnya untuk berwaspada karena Allah SWT dengan jelas sangat melarangnya. Maka dari itu, alangkah baiknya mengetahui hukum riba dalam Islam terlebih dahulu agar bisa berpikir ulang.

Berikut Dalil tentang haramnya seseorang menggunakan uang hasil riba, antara lain, dosa seorang rentenir atau yang memakan hasil riba dosanya lebih buruk dibandingkan dosa seorang pezinah. Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasalam: “Satu dirham yang dimakan oleh seseorang dari transaksi riba sedangkan dia mengetahui, lebih besar dosanya daripada melakukan perbuatan zina sebanyak 36 kali.” (HR Ahmad dan Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman)

Dengan maraknya riba yang ditawarkan Bank Emok dan Renternir, maka secara tidak langsung itu merupakan suatu pernyataan dari suatu kaum bahwa mereka mendapatkan hak dan layak di adzab oleh Allah Ta’ala.***

Previous Post

Bentar Lagi Bantuan Keuangan Pemprov Jabar Untuk Kabupaten Kota Cair.

Next Post

Reses Tahap II Anggota DPRD Provinsi Sumsel Dapil Sumsel II, Pedagang Minta Difasilitasi Dipermudah Pinjaman Permodalan di Perbankan

Related Posts

TNI-POLRI

Kodim Banyumas Rampungkan Pembangunan Jalan dan Perluas Akses Air Bersih

8 November 2026
TNI-POLRI

Dandim Ponorogo Hadiri Health Creativ Showcase Hari Kesehatan Nasional Tahun 2026

8 November 2026
Ragam

Metamorfosa (Pelajaran) dari Joko Widodo (1)

8 November 2026
Ragam

Republik di Balik Barikade: Menghitung Nalar Demokrasi di Bawah Bayang-Bayang Sepatu Laras

8 November 2026
Ragam

DPRD Kabupaten Sukabumi Mengucapkan Selamat Ulang Tahun Komisi Pemilihan Umum Ke-73

8 November 2026
TNI-POLRI

Danrem Erwin Jabat Danup Pemakaman Sertu Heri, Prajurit TNI AD yang Gugur dalam Misi Karhutla

8 November 2026
Next Post

Reses Tahap II Anggota DPRD Provinsi Sumsel Dapil Sumsel II, Pedagang Minta Difasilitasi Dipermudah Pinjaman Permodalan di Perbankan

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021