Jakarta – bedanews com – Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) berlangsung sangat demokratis, penuh dinamika, rasa kebersamaan, kekeluargaan berlandaskan Hati Nurani.
Memang saat pembahasan Tata Tertib sangat alot berlangsung selama 5 jam, dua kali mengalami skorsing. Memang sangat dinamis dan Partai Hanura DKI mampu menunjukan kedewasaan dan kualitas demokrasi sesungguhnya.
Dalam kompetisi wajar ada yang menang dan kalah.
Muhammad Guntur yang telah mendapat rekomendasi DPP Hanura hanya memperoleh dua dukungan suara, itupun satu DPC Kepulauan Seribu tidak hadir secara pisik. Memang Ketua DPC-nya ada urusan pribadi ke suatu kota, dan diwakilkan kepada seseorang yang bukan pengurus DPC Kepulauan Seribu, setelah di cek oleh Steering Committe.













